Perkuat Budaya Integritas, Bawaslu Pohuwato Ikuti Sosialisasi Reformasi Birokrasi dan Anti Korupsi
|
Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato mengikuti Sosialisasi Pembangunan Reformasi Birokrasi, Zona Integritas, dan Anti Korupsi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, para pejabat struktural, serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato dari Kantor Bawaslu Pohuwato.
Sosialisasi yang dipusatkan di Aula Amin Abdullah Bawaslu Provinsi Gorontalo tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pemahaman dan komitmen jajaran Bawaslu terhadap pelaksanaan Reformasi Birokrasi, pembangunan Zona Integritas, serta penguatan budaya anti korupsi di lingkungan kerja.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, Bawaslu Provinsi Gorontalo menghadirkan narasumber dari Inspektorat Wilayah III Bawaslu RI, Pejabat Fungsional Adriansyah Pasga Dagama. Dalam pemaparannya, Adriansyah menjelaskan berbagai aspek penting terkait implementasi Reformasi Birokrasi, pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta penguatan budaya anti korupsi yang harus diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran Bawaslu.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman seluruh jajaran Bawaslu Pohuwato mengenai tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini menjadi pengingat sekaligus pedoman bagi seluruh jajaran Bawaslu Pohuwato untuk terus menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan. Reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas harus diwujudkan melalui budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan akuntabilitas,” ujar Yolanda.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menegaskan bahwa penguatan Reformasi Birokrasi dan budaya anti korupsi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pegawai.
“Pembangunan Zona Integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pegawai. Melalui kegiatan ini, kami berharap setiap pegawai dapat memahami perannya dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi,” ungkap Rahmat.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Pohuwato berkomitmen untuk terus mendukung implementasi Reformasi Birokrasi, pembangunan Zona Integritas, dan penguatan budaya anti korupsi guna mewujudkan lembaga yang profesional, modern, serta terpercaya dalam menjalankan tugas pengawasan demokrasi.