Munawar Tekankan Isu Krusial Pemilu 2029 dalam Konsolidasi Demokrasi
|
Marisa - Bawaslu Kabupaten Pohuwato menggelar konsolidasi demokrasi bersama jajaran DPC Partai Gerindra Kabupaten Pohuwato, Senin (27/04/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan mendatang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, bersama Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubangga dan Munawar, serta dihadiri pengurus Partai Gerindra hingga tingkat kecamatan.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh semangat demokrasi, terlihat dari tingginya partisipasi peserta dalam menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta gagasan konstruktif terkait tantangan Pemilu ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Pohuwato sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), Munawar, menyoroti sejumlah isu krusial yang perlu menjadi perhatian bersama menjelang Pemilu dan Pilkada 2029.
Munawar menegaskan pentingnya pengawalan data pemilih yang terus dimutakhirkan secara berkala sebagai tanggung jawab bersama seluruh pihak. “Meskipun saat ini belum memasuki tahapan Pemilu, data pemilih yang dimutakhirkan setiap triwulan tetap harus kita kawal bersama agar akurasinya terjaga,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas dan profesionalisme, khususnya bagi TNI/Polri dan ASN, agar tidak terlibat dalam politik praktis.
Selain itu, Munawar menyoroti pentingnya sinergi antara Bawaslu, partai politik dalam mendorong pengawasan partisipatif dan pendidikan pemilih. “Melalui sinergi yang baik, kita dapat mencegah penyebaran hoaks dan praktik politik uang. Di sinilah pentingnya peran partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” jelasnya.
Munawar juga menegaskan bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga kualitas demokrasi ke depan.