Lompat ke isi utama

Berita

Munawar Dorong Sinergi Bawaslu dan Puskesmas Wujudkan Data Pemilih yang Akurat

Foto

Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Munawar, saat kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Kepala Puskesmas Buntulia, Kecamatan Buntulia, Senin (20/07/2026).

Marisa - Penguatan kualitas data pemilih menjadi salah satu isu yang disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Munawar, saat kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Kepala Puskesmas Buntulia, Kecamatan Buntulia, Senin (20/07/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Munawar menegaskan bahwa akurasi data pemilih merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang berkualitas. Oleh karena itu, menurutnya, pengelolaan data pemilih tidak dapat hanya dibebankan kepada penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk instansi pelayanan kesehatan.

Munawar menjelaskan bahwa Puskesmas memiliki peran strategis dalam mendukung pemutakhiran data pemilih, khususnya melalui informasi yang berkaitan dengan penduduk yang telah meninggal dunia. Informasi tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang secara rutin dilaksanakan setiap triwulan.

"Kami berharap Puskesmas Buntulia dapat terus bersinergi bersama Bawaslu dalam menjaga kualitas data pemilih. Informasi mengenai penduduk yang meninggal dunia maupun perubahan data kependudukan lainnya sangat penting untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir. Dengan demikian, hak pilih masyarakat dapat terlindungi dan kualitas demokrasi semakin baik," ujar Munawar.

Ia menambahkan bahwa dalam proses pemutakhiran data pemilih terdapat beberapa kategori yang menjadi perhatian, di antaranya pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) karena meninggal dunia, beralih status menjadi anggota TNI/Polri, pindah domisili ke daerah lain, maupun penduduk yang baru masuk dan telah memenuhi syarat sebagai pemilih di Kabupaten Pohuwato.

Menurut Munawar, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadirkan data pemilih yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui konsolidasi demokrasi tersebut, Bawaslu Pohuwato berharap komunikasi dan koordinasi dengan Puskesmas Buntulia dapat terus terjalin sehingga setiap perubahan data kependudukan dapat menjadi bahan informasi yang mendukung kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.