Menuju Kampung Pengawasan, Bawaslu Pohuwato Koordinasikan Kesiapan Desa Teratai
|
Marisa – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato mulai mematangkan persiapan Pencanangan Kampung Pengawasan dengan melakukan koordinasi awal bersama Pemerintah Desa Teratai, Kecamatan Marisa. Koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, didampingi Kasubbag Pengawasan dan Humas Herlinda Mansur serta staf teknis.
Pemilihan Desa Teratai sebagai lokasi Pencanangan Kampung Pengawasan didasarkan pada hasil pemetaan tingkat kerawanan wilayah yang mengacu pada Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan/atau Indeks Kerawanan Pemilihan terkini. Penetapan tersebut juga merupakan hasil koordinasi Bawaslu Kabupaten Pohuwato dengan Pemerintah Kecamatan Marisa sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif di wilayah yang memiliki potensi kerawanan dalam penyelenggaraan Pemilu dan/atau Pemilihan.
Melalui koordinasi ini, Bawaslu memastikan kesiapan Pemerintah Desa Teratai dalam mendukung pelaksanaan Kampung Pengawasan, mulai dari kesiapan aparatur desa, ketersediaan ruang kantor desa sebagai pusat kegiatan, hingga sarana dan prasarana pendukung lainnya. Selain itu, pertemuan ini menjadi momentum awal untuk membangun kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan pemerintah desa dalam menyukseskan program tersebut.
Dalam kesempatan itu, Rahmat A. Djakaria menjelaskan bahwa koordinasi sejatinya akan dilaksanakan bersama Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato. Namun, karena pada waktu yang bersamaan para pimpinan sedang mengikuti agenda kedinasan yang tidak kalah penting, koordinasi awal diwakili oleh jajaran sekretariat.
"Sebenarnya koordinasi ini direncanakan bersama tiga pimpinan Bawaslu. Namun, karena mereka sedang mengikuti agenda kedinasan yang tidak kalah penting, maka saya bersama Kasubbag Pengawasan dan Humas Herlinda Mansur serta staf teknis ditugaskan untuk melaksanakan koordinasi awal ini," ujar Rahmat.
Rahmat menegaskan bahwa tujuan utama koordinasi ini adalah memastikan kesiapan Pemerintah Desa Teratai beserta seluruh perangkatnya dalam mendukung Program Kampung Pengawasan sebagai wadah penguatan pengawasan partisipatif di tingkat desa.
"Kami ingin memastikan kesiapan desa beserta aparatnya dalam mendukung pelaksanaan Kampung Pengawasan. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat melibatkan berbagai pihak eksternal, seperti perusahaan yang berada di sekitar wilayah desa. Dengan kolaborasi yang semakin luas, pengawasan partisipatif akan semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelasnya.
Pemerintah Desa Teratai menyambut baik rencana pencanangan Kampung Pengawasan dan menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Sinergi antara Bawaslu, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan Kampung Pengawasan sebagai pusat edukasi demokrasi sekaligus ruang partisipasi masyarakat dalam mengawal setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu dan/atau Pemilihan yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.