Menuju ASN Profesional, Bawaslu Pohuwato Siapkan PPPK Ikuti Orientasi
|
Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato terus mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Upaya tersebut ditandai dengan keikutsertaan Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato dalam Rapat Panitia dan Tim Pengajar Orientasi PPPK yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo, Senin (22/6/2026).
Rapat yang bertujuan menyinkronkan kesiapan penyelenggaraan orientasi PPPK tersebut dihadiri oleh para Kepala/Koordinator Sekretariat serta Kepala Subbagian Administrasi Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan akhir dalam memastikan pelaksanaan orientasi berjalan efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Gorontalo, Admira N. Wantogia, saat membuka rapat menegaskan pentingnya koordinasi antara panitia, tim pengajar, dan satuan kerja di daerah agar pelaksanaan orientasi dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi para PPPK yang baru bergabung.
"Orientasi PPPK merupakan tahapan penting untuk memberikan pemahaman mengenai tugas, fungsi, nilai-nilai organisasi, serta budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Karena itu, seluruh pihak perlu memastikan setiap aspek pelaksanaannya telah dipersiapkan dengan baik," ujar Admira dalam rapat tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, memaparkan kesiapan peserta dari lingkungan kerjanya yang akan mengikuti orientasi. Ia menyampaikan bahwa Bawaslu Pohuwato telah menyiapkan sembilan PPPK untuk mengikuti kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari.
"Bawaslu Pohuwato telah melakukan berbagai persiapan administrasi maupun teknis. Sebanyak sembilan PPPK kami siap mengikuti orientasi selama delapan hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan," kata Rahmat.
Menurutnya, orientasi tersebut menjadi momentum penting bagi PPPK untuk memahami sistem kerja dan tata kelola kelembagaan Bawaslu sejak awal masa pengabdian mereka.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan baik sehingga mampu meningkatkan kapasitas, profesionalisme, dan pemahaman terhadap tugas serta tanggung jawab sebagai aparatur di lingkungan Bawaslu," lanjutnya.
Rahmat juga menegaskan komitmen Bawaslu Pohuwato dalam mendukung penuh pelaksanaan orientasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia di lingkungan pengawas pemilu.
"Orientasi ini bukan hanya kegiatan formalitas, tetapi menjadi bekal awal bagi PPPK untuk menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan nilai-nilai organisasi Bawaslu," tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama seluruh jajaran sekretariat kabupaten/kota berupaya memastikan pelaksanaan Orientasi PPPK tahun 2026 berjalan tertib, terkoordinasi, dan mampu menghasilkan aparatur yang kompeten dalam mendukung tugas-tugas pengawasan pemilu dan pemilihan di daerah.