Menguatkan Jiwa Kelembagaan, Bawaslu Pohuwato Khidmat Nyanyikan Mars Bawaslu
|
Marisa - Di sela pelaksanaan rapat internal, jajaran Bawaslu Kabupaten Pohuwato menghentikan sejenak seluruh aktivitas untuk berdiri dan bersama-sama memperdengarkan serta menyanyikan Mars Bawaslu, Rabu (22/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan semangat kelembagaan sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap institusi Bawaslu.
Kegiatan diikuti langsung Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun, Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, para Kepala Subbagian, serta seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato. Dengan penuh khidmat, seluruh peserta rapat berdiri dan menyanyikan Mars Bawaslu sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai yang menjadi landasan pengabdian dalam melaksanakan tugas pengawasan pemilu.
Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menyampaikan bahwa Mars Bawaslu bukan sekadar lagu penyemangat, tetapi menjadi pengingat akan komitmen dan tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjaga integritas serta marwah kelembagaan.
"Setiap lirik dalam Mars Bawaslu mengandung makna pengabdian dan tanggung jawab yang harus terus kita jaga. Momentum sederhana ini menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang kita laksanakan merupakan bagian dari ikhtiar menjaga demokrasi yang berintegritas dan terpercaya," ujar Yolanda.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menilai kebiasaan memperdengarkan dan menyanyikan Mars Bawaslu di tengah aktivitas kerja menjadi salah satu cara memperkuat budaya organisasi serta meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan Bawaslu Pohuwato.
"Mars Bawaslu menjadi simbol pemersatu seluruh jajaran. Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat kebersamaan, loyalitas terhadap institusi, serta komitmen dalam memberikan pelayanan dan pengawasan terbaik terus tumbuh dalam setiap pelaksanaan tugas," ungkap Rahmat.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Pohuwato terus membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan semangat kebersamaan sebagai landasan dalam mewujudkan pengawasan pemilu dan pemilihan yang berkualitas.