Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Pantau Aksi Perubahan peserta PKP dan Aktualisasi Latsar CPNS
|
Marisa – Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, melakukan pemantauan terhadap Aksi Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) dan aktualisasi peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, Kamis (09/10/2025), bertempat di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat menegaskan pentingnya kreativitas dan inovasi bagi para peserta dalam merancang aksi perubahan dan aktualisasi. Ia menilai bahwa dua aspek ini menjadi kunci keberhasilan peserta dalam mempresentasikan hasil program yang dijalankan. “Peserta harus kreatif dan memiliki inovasi dalam merumuskan aksi perubahan maupun aktualisasi agar memudahkan pada saat presentasi,” ujar Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat menyampaikan bahwa setiap aksi perubahan dan aktualisasi yang dirancang seharusnya tidak hanya menjadi formalitas dalam pelatihan, melainkan memiliki nilai keberlanjutan dan manfaat nyata bagi lembaga maupun masyarakat. “Saya berharap hasil dari aksi perubahan dan aktualisasi ini tidak berhenti pada laporan akhir, tetapi benar-benar diterapkan sehingga berdampak positif pada peningkatan kinerja lembaga,” tambahnya.
Selain itu, Rahmat juga menekankan pentingnya kolaborasi antarpegawai dalam menyukseskan pelaksanaan aksi perubahan. Menurutnya, keberhasilan inovasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja tim yang solid dan komunikasi yang baik antarunit kerja. “Sinergi dan kerja sama antarsesama pegawai sangat penting. Dengan kolaborasi yang baik, setiap ide dan gagasan dapat diimplementasikan lebih efektif,” jelasnya.
Di akhir pemantauan, Rahmat menyampaikan apresiasi kepada peserta yang telah menunjukkan keseriusan dalam menyusun dan melaksanakan programnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kapasitas aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, khususnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan publik. “Semoga aksi perubahan dan aktualisasi ini benar-benar memberi nilai tambah, baik untuk lembaga maupun bagi masyarakat luas,” pungkas Rahmat.