Lompat ke isi utama

Berita

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato Ikuti Klinik JF Vol. 3, Perkuat Pemahaman Pola Karier Jabatan Fungsional

Foto

Kasek Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, saat mengikuti kegiatan Klinik Jabatan Fungsional (JF) Vol. 3: Pola Karier Jabatan Fungsional yang diselenggarakan Bawaslu RI secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (10/07/2026).

Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, mengikuti kegiatan Klinik Jabatan Fungsional (JF) Vol. 3: Pola Karier Jabatan Fungsional yang diselenggarakan Bawaslu RI secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (10/07/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat pemahaman mengenai pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) pada jabatan fungsional.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa jabatan fungsional merupakan kelompok jabatan dalam instansi pemerintah yang mengedepankan fungsi pelayanan berdasarkan keahlian dan keterampilan tertentu. Berbeda dengan jabatan struktural yang berorientasi pada fungsi kepemimpinan, jabatan fungsional lebih menitikberatkan pada kompetensi teknis, profesionalisme, serta capaian hasil kerja.

“Jabatan fungsional memberikan ruang bagi ASN untuk mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahliannya. Pola karier jabatan fungsional harus dipahami secara utuh agar setiap pegawai mampu merencanakan pengembangan kariernya secara profesional dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi,” ujar Ferdinand

Melalui Klinik JF Vol. 3 ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pengembangan karier jabatan fungsional, pemenuhan kompetensi, sistem penilaian kinerja, hingga peluang pengembangan profesional yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan di lingkungan Bawaslu.

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif mengenai pola karier jabatan fungsional menjadi bekal penting bagi ASN dalam meningkatkan profesionalisme sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai arah pengembangan karier jabatan fungsional. Materi yang disampaikan akan menjadi acuan bagi kami dalam mendorong peningkatan kompetensi ASN sehingga mampu mendukung terwujudnya birokrasi Bawaslu yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas,” kata Rahmat A. Djakaria.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu RI berharap seluruh jajaran sekretariat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota memiliki pemahaman yang sama mengenai implementasi kebijakan jabatan fungsional, sehingga mampu mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan kelembagaan Bawaslu di seluruh Indonesia.