Ikuti Rapat Nasional, Rahmat Djakaria: Perkuat Langkah Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik
|
Marisa - Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato Rahmat A. Djakaria mengikuti Rapat Bulanan Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan koordinasi antara Bawaslu RI dengan jajaran sekretariat Bawaslu di seluruh Indonesia guna memastikan pelaksanaan program dan kebijakan kelembagaan berjalan efektif.
Rapat dibuka oleh Deputi Bidang Administrasi Bawaslu RI, Dr. La Bayoni, dan dihadiri oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Sumber Daya Manusia Bawaslu RI, Jufri Syahruddin, serta Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Bawaslu RI, Pekerti Luhur.
Dalam arahannya, Dr. La Bayoni menekankan pentingnya sinergi antara jajaran sekretariat di semua tingkatan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu yang profesional serta akuntabel.
"Rapat bulanan ini menjadi sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah berjalan sekaligus memastikan seluruh satuan kerja memahami dan melaksanakan kebijakan kelembagaan secara selaras dengan arahan Bawaslu RI," ujar La Bayoni saat membuka rapat.
Selain membahas capaian program kerja, forum tersebut juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi satuan kerja di daerah, termasuk aspek administrasi, pengelolaan sumber daya manusia, serta pengelolaan keuangan dan BMN.
"Koordinasi yang kuat antara Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota sangat diperlukan agar setiap program dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku," lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro SDM Bawaslu RI, Jufri Syahruddin, mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola kepegawaian guna mendukung kinerja organisasi yang semakin adaptif terhadap dinamika kelembagaan.
"Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas layanan administrasi dan mendukung pelaksanaan tugas pengawasan yang optimal," kata Jufri.
Sementara itu, Kepala Biro Keuangan dan BMN Bawaslu RI, Pekerti Luhur, menegaskan bahwa pengelolaan hibah daerah berupa tanah dan bangunan merupakan aset negara harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada publik.
"Setiap satuan kerja perlu memastikan pengelolaan keuangan dan barang milik negara dilaksanakan sesuai regulasi agar mendukung efektivitas program kelembagaan," ujarnya.
Rahmat A. Djakaria mengikuti seluruh rangkaian rapat dan menyimak berbagai arahan yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Pohuwato diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja, serta memastikan seluruh kebijakan kelembagaan dapat diimplementasikan secara optimal di tingkat daerah.
"Hasil rapat ini akan menjadi acuan bagi kami dalam memperkuat tata kelola administrasi, meningkatkan koordinasi, serta mendukung pelaksanaan program dan kegiatan Bawaslu Pohuwato agar semakin efektif dan akuntabel," ungkap Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato.