Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pohuwato Tinjau Lokasi Penanaman Program Jumpa Berlian di Desa Bulangita

Foto

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, di dampingi Staf Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Kasim Yonu saat melakukan Kunjungan ke Kantor desa Bulangita dan di terima langsung Oleh Sekdes Bulangita, Salma Towalu. Selasa (23/09/2025).

Marisa – Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, meninjau langsung lokasi penanaman dalam rangka pelaksanaan program Jumpa Berlian (Jujur, Menanam, Pelihara, Amankan, Bersih, Lingkungan, dan Alam Nyata) di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Selasa (23/09/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut setelah koordinasi dengan Camat Marisa terkait persiapan kegiatan tersebut.

Kedatangan Rahmat disambut oleh Sekretaris Desa Bulangita, Salmi Towalu, yang mewakili pemerintah desa karena Kepala Desa berhalangan hadir akibat sakit. Dalam kesempatan itu, pihak desa menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program lingkungan tersebut.

Pemerintah Desa Bulangita siap menyiapkan titik penanaman dan akan mengajak aparat serta masyarakat ikut serta dalam kegiatan ini,” ujar Salmi Towalu. Menurutnya, gerakan menanam bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Rahmat A. Djakaria menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah desa. “Kami sangat berterima kasih atas respon positif yang diberikan Desa Bulangita. Dukungan seperti ini penting agar program Jumpa Berlian tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Rahmat.

Foto
Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakari, saat meninjau lokasi kegiatan Program Jumpa Berlian yang dilaksanakan di aliran Sungai Desa Bulangita, Selasa (23/09/2025).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini memerlukan partisipasi semua pihak. “Jumpa Berlian bukan hanya agenda Bawaslu, melainkan gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah, aparat, dan warga. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar dampak positifnya terhadap lingkungan,” tegasnya.

Salmi Towalu juga menegaskan, pemerintah desa akan memastikan masyarakat dapat terlibat aktif. “Kami ingin kegiatan ini menjadi momentum bersama untuk menumbuhkan kesadaran warga dalam merawat lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain itu, Rahmat menekankan bahwa program ini sejalan dengan nilai-nilai kepemiluan yang mengedepankan integritas dan keberlanjutan. “Menjaga alam adalah bagian dari membangun peradaban yang jujur, bersih, dan berintegritas. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Pohuwato,” pungkasnya.