Bawaslu Pohuwato Raih Apresiasi KPPN Marisa, Masuk Lima Besar Satker dengan Realisasi Anggaran Tertinggi
|
Marisa - Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato berhasil mencatatkan prestasi sebagai salah satu dari lima satuan kerja (satker) dengan persentase realisasi anggaran tertinggi hingga Mei 2026. Capaian tersebut mendapat apresiasi dalam kegiatan Press Release Kinerja APBN sampai dengan Bulan Mei 2026 dan Refreshment Penyampaian Surat Perintah Membayar (SPM) yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Marisa secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (01/07/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Rahmat A. Djakaria selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), bersama Operator Keuangan, Armanto Yunus. Forum ini menjadi wadah penyampaian perkembangan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekaligus penguatan pemahaman satuan kerja terkait tata cara penyampaian SPM sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala KPPN Marisa, Yusron, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Press Release Kinerja APBN merupakan bentuk komitmen Kementerian Keuangan dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di daerah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi media evaluasi dan penguatan kapasitas pengelola keuangan pada setiap satuan kerja.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin terus meningkatkan transparansi pengelolaan APBN sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh satuan kerja agar pelaksanaan anggaran berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Yusron.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pohuwato diumumkan sebagai salah satu dari lima besar satuan kerja dengan persentase realisasi anggaran tertinggi hingga akhir Mei 2026. Capaian tersebut menjadi indikator positif atas efektivitas pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran yang dilakukan oleh Bawaslu Pohuwato.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran dalam mengelola anggaran secara tepat waktu, efektif, dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas.
"Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan kinerja pengelolaan anggaran yang baik. Realisasi anggaran bukan hanya soal penyerapan, tetapi juga harus diiringi dengan kualitas pelaksanaan program, tertib administrasi, dan pertanggungjawaban yang akuntabel," kata Rahmat.
Rahmat menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi internal dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi penguatan kelembagaan Bawaslu serta mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan dan profesional.