Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pohuwato Matangkan Program Jumpa Berlian, Koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Marisa

Foto

Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Marisa, Senin (22/09/2025).

Marisa – Bawaslu Kabupaten Pohuwato terus mematangkan program Jumpa Berlian (Jujur, Menanam, Pelihara, Amankan, Bersih, Lingkungan, dan Alam Nyata). Dalam rangka persiapan kegiatan tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Marisa, Senin (22/09/2025).

Rahmat menuturkan, koordinasi ini penting untuk memastikan sinergi antar pihak dalam menentukan lokasi penanaman. “Kami ingin program Jumpa Berlian tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberi dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Karena itu, kami berkoordinasi langsung dengan pemerintah kecamatan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Rahmat berdiskusi dengan Camat Marisa, Muhamad Huntoyungo, terkait rencana pelaksanaan yang akan dipusatkan di Desa Bulangita. Menurutnya, desa tersebut dipilih karena memiliki lahan pertambangan dan potensial untuk pengembangan kegiatan penghijauan. “Bulangita menjadi salah satu lokasi yang strategis, sehingga kami harap masyarakat juga ikut berpartisipasi,” jelas Rahmat.

Camat Marisa, Muhamad Huntoyungo, menyambut baik inisiatif Bawaslu Pohuwato. Ia menegaskan dukungannya terhadap program tersebut. “Kami mengapresiasi langkah Bawaslu. Program ini bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga memberi contoh baik kepada masyarakat. Kami siap berkontribusi agar pelaksanaannya sukses,” kata Muhamad

Lebih lanjut, ia menambahkan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. “Saya akan menghubungi Kepala Desa Bulangita untuk menyiapkan titik penanaman. Harapannya, masyarakat desa juga bisa turut memelihara serta sehingga kegiatan ini menjadi gerakan bersama,” tuturnya.

Foto
Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, foto bersama Camat Marisa, Senin (22/09/2025).

Rahmat berharap program Jumpa Berlian dapat menjadi momentum memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. “Ini adalah ikhtiar kecil namun berkelanjutan. Jika semua pihak terlibat, saya yakin manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” pungkasnya.