Lompat ke isi utama

Berita

Amran: Data Pemilih Berkualitas Lahir dari Kolaborasi dan Pemahaman Bersama

Foto

Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Amran Hulubangga, saat memberikan penyampaian pada rapat evaluasi pelaksanaan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Bawaslu Pohuwato, Rabu (17/06/2026).

Marisa - Anggota Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Amran Hulubangga, menegaskan bahwa kolaborasi antar lembaga serta penyelarasan pemahaman dalam pengelolaan data pemilih menjadi hal penting dalam mewujudkan data pemilih yang akurat dan berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Amran saat rapat evaluasi pelaksanaan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026 bersama KPU Kabupaten Pohuwato dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pohuwato, Rabu (17/06/2026).

Menurut Amran, proses PDPB membutuhkan kerja bersama antara penyelenggara pemilu dan instansi terkait, terutama dalam menyelaraskan data hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan KPU dengan pengawasan serta uji yang dilakukan oleh Bawaslu.

“Pengelolaan data pemilih tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan penyelarasan pemahaman antar lembaga sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar akurat serta mampu melindungi hak pilih masyarakat,” ujar Amran.

Ia menjelaskan, PDPB merupakan bagian penting dalam memastikan setiap warga negara yang telah memenuhi syarat tetap tercatat sebagai pemilih dan dapat menggunakan hak konstitusionalnya dalam pemilu maupun pemilihan.

Amran juga berharap dukungan dari Dinas Dukcapil dapat terus diperkuat melalui optimalisasi pendataan kependudukan, termasuk pemanfaatan inovasi layanan digital seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Semoga melalui kegiatan ini dapat menghasilkan gagasan dan penguatan bersama dalam pengelolaan data pemilih, sehingga kualitas data pemilih di Kabupaten Pohuwato semakin baik,” tambahnya.