Lompat ke isi utama

Berita

Yolanda Harun Dorong Solusi Bersama dan Rekomendasi Regulasi dalam Konsolidasi Demokrasi

Foto

Ketua Bawaslu Kabupaten Pohuwato, Yolanda Harun, saat melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Pohuwato, Senin (27/04/2026).

Marisa - Dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi ke depan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Pohuwato, Senin (27/04/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, bersama Anggota Bawaslu Pohuwato Amran Hulubangga dan Munawar, serta didampingi Kasubbag P3SP2H Asni Saipi dan staf teknis Bawaslu Pohuwato.

Dari pihak Partai Gerindra, kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris DPC Amir Sidariman, Nirwan Due selaku OKK Partai Gerindra, serta jajaran pengurus hingga tingkat ranting kecamatan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat demokrasi yang tinggi, ditandai dengan banyaknya sumbangsih pertanyaan, masukan, serta gagasan dari para peserta terkait pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan ke depan.

Dalam penyampaiannya, Yolanda Harun menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini menjadi ruang diskusi bersama untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang berpotensi muncul pada pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan mendatang. “Konsolidasi ini kita lakukan untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang mungkin akan dihadapi dalam pelaksanaan Pemilu ke depan,” ujar Yolanda.

Ia juga menambahkan bahwa melalui diskusi yang terbuka dan konstruktif, diharapkan dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang berkontribusi pada penyempurnaan regulasi Pemilu dan Pemilihan ke depan. “Dari forum ini, kita berharap dapat merumuskan berbagai masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan dalam penguatan regulasi ke depan,” tambahnya.

Selain itu, Yolanda menekankan pentingnya memetakan dan memecahkan isu-isu yang telah berkembang sejak dini, sehingga potensi permasalahan dapat diantisipasi lebih awal. “Isu-isu yang berkembang perlu kita bahas bersama dalam forum seperti ini, agar dapat dicari solusi yang tepat dan tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” tegasnya.