Rapat Evaluasi P2P Digelar, Bawaslu Pohuwato Dorong Rekrutmen Lebih Inklusif
|
Marisa - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Evaluasi Perekrutan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Jumat (24/04/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, serta dihadiri oleh Anggota Bawaslu Pohuwato Munawar, Kepala Sekretariat Rahmat A. Djakaria, para pejabat struktural, dan seluruh pegawai Bawaslu Pohuwato.
Dalam sambutannya, Yolanda Harun menekankan pentingnya memaksimalkan proses perekrutan P2P agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara representatif.
Menurutnya, program P2P harus dapat menggambarkan keterwakilan yang luas, mulai dari kalangan pelajar tingkat SMA, mahasiswa, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat dengan kebutuhan khusus.
“Perekrutan P2P ini harus kita maksimalkan agar benar-benar mencerminkan keterwakilan masyarakat secara menyeluruh. Semua elemen harus kita dorong untuk terlibat, termasuk pelajar, mahasiswa, tokoh agama, organisasi, hingga teman-teman dengan kebutuhan khusus,” ujar Yolanda.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program P2P sangat ditentukan oleh strategi yang tepat dalam menjangkau dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu.
Rapat tersebut membahas berbagai strategi yang dapat dilakukan oleh Bawaslu Pohuwato untuk mengoptimalkan perekrutan, mulai dari penguatan sosialisasi, pemetaan kelompok sasaran, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat daerah.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Pohuwato, Rahmat A. Djakaria, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan efektivitas pelaksanaan perekrutan P2P.
“Melalui rapat evaluasi ini, kita dapat melihat sejauh mana proses perekrutan telah berjalan serta mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu diperkuat, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun dukungan administrasi,” ujar Rahmat.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar bagian sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan program P2P agar berjalan optimal dan tepat sasaran.