Amran Hulubanga Pastikan Dukungan Anggaran Pengawasan PDPB di Tengah Keterbatasan
|
Marisa - Anggota Bawaslu Pohuwato, Amran Hulubanga, memastikan dukungan anggaran untuk pelaksanaan pengawasan non-tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dalam rapat pleno yang digelar pada Rabu (25/02/2026). Kepastian tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menjaga kualitas data pemilih meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Dalam rapat yang membahas kesiapan pengawasan PDPB tersebut, Amran menegaskan bahwa dukungan anggaran menjadi faktor penting agar proses pengawasan tetap berjalan sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas. “Kami memastikan dukungan anggaran untuk pengawasan non-tahapan, khususnya PDPB, tetap menjadi prioritas agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujar Amran.
Ia menjelaskan, pengawasan PDPB merupakan bagian strategis dalam menjaga akurasi dan validitas data pemilih secara berkelanjutan. Menurutnya, meskipun tahapan pemilu sedang tidak berlangsung, pengawasan terhadap pembaruan data pemilih tetap harus dilakukan secara konsisten dan profesional. “Pengawasan ini tidak kalah penting dibanding tahapan pemilu. Data pemilih yang akurat adalah fondasi utama penyelenggaraan pemilu yang demokratis,” katanya.
Amran juga mengakui adanya keterbatasan anggaran yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan non-tahapan. Namun demikian, ia menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran yang tersedia. “Walaupun dengan keterbatasan anggaran, kami berharap seluruh jajaran tetap mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada demi memastikan pengawasan PDPB berjalan maksimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran sekretariat dan pengawas untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pengawasan berbasis data. Dengan dukungan anggaran yang telah dipastikan melalui rapat pleno tersebut, Bawaslu Pohuwato berkomitmen menjaga integritas proses pemutakhiran data pemilih sebagai bagian dari upaya pencegahan potensi pelanggaran di masa mendatang.