Lompat ke isi utama

Berita

Eksklusif! Rintisan Saka Adhyasta Pemilu Pohuwato Resmi Dilantik, Siap Cetak Pengawas Demokrasi Muda

Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Rintisan Saka Adhyasta Pemilu Masa Bakti 2026-2031

Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Rintisan Saka Adhyasta Pemilu Masa Bakti 2026-2031

Marisa — Prosesi pelantikan kepengurusan Rintisan Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Pohuwato berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi, serta dihadiri jajaran Bawaslu Pohuwato, pengurus Kwarcab, dan peserta Rintisan Saka Adhyasta Pemilu. Selasa, Selasa (05/05/2026).

Dalam suasana yang tertib dan penuh semangat kepramukaan, pelantikan ini menjadi penanda dimulainya peran strategis generasi muda dalam mengawal demokrasi. Rintisan Saka Adhyasta Pemilu diposisikan tidak sekadar sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang menanamkan nilai integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap proses demokrasi.

Struktur kepengurusan yang dilantik menunjukkan komposisi yang solid. Yolanda Harun dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka). Ia didampingi Wakil Ketua Fadlun Saleh serta Ketua Harian Amran Hulubangga. Sementara itu, jajaran anggota terdiri dari Munawar, Iwan Kaparangi, dan La Sinta Olu.

Dalam pernyataan eksklusifnya, Yolanda Harun mengungkapkan bahwa pengalamannya di dunia kepramukaan telah dimulai sejak bangku SMA hingga perguruan tinggi. Ia bahkan pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Gorontalo periode 2012–2017. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat dalam membina generasi muda melalui Saka Adhyasta Pemilu.

“Pramuka telah membentuk karakter saya sejak dini. Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas, termasuk dalam mengawal demokrasi,” ungkapnya.

Menurut Yolanda, rekam jejak tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat peran Rintisan Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah edukasi dan penguatan karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa Saka ini memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kesadaran demokrasi, khususnya di kalangan pemilih pemula.

Lebih lanjut, ia berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjalin sinergi yang kuat dengan Bawaslu. “Kami ingin Rintisan Saka Adhyasta Pemilu menjadi mitra strategis dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas,” tegasnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pengawasan partisipatif berbasis generasi muda di Kabupaten Pohuwato—sebuah investasi jangka panjang bagi kualitas demokrasi di daerah.